Kau & Aku
Dan kitapun terbuang akhirnya
Setelah sekian lama mendekap cinta
Berjuta warna menghiasi dada
Berjuta bunga tumbuh dalam jiwa
Tapi tak dapat menari dalam kebebasan asmara
Nyanyianpun tak lagi terdengar merdu didalam rindu
Sebab semua mulut mengucilkan kita
Semua kata menciptakan penjara
Mengingkari kita
Memungkiri cinta kita
November 23rd, 2005 at 2:01 am
ah asmara, kadang dibuatnya benci dan rindu, dan kadang dibuat pusing cemas olehnya.
Tapi penantian pencarian belahan jiwamu kelak datang dengan pesonanya menjemput dengan kereta kuda istana.
Devie tetaplah bernyayi semerdu burung surga, berkicaulah dan jadikan ini semangatmu walau terkadang batu kerikil melintas menghadangmu.Tak perlu kuatir karena ada seseorang disamping dan beberapa orang yang menyayangimu dan ada lagi yang Maha Besar dan Kuasa yang melindungimu. Ini adalah bagian cerita cinta indahmu, tinggal kamu tunggu happy ending storynya. (Iseng aja jgn diambil hati:) )
December 8th, 2005 at 8:46 pm
dunia itu ada karena memang sudah seharusnya ada, tangis itu datang karena sudah tiba saatnya kita menangis, kecewa itu pahit karena memang kita tak pernah mengharapkannya, dan kalo yang tercinta itu pergi pasti ia kan datang kembali, mungkin dalam wujud lain gorilla misalnya atau monyet hehehe jangan menagis terus yah, buatlah dunia tertawa kembali dan cairkan hati bukan dengan airmata namun dengan tawa bahagia, met berjuang
December 26th, 2005 at 4:15 am
Puluhan kali aku baca tulisan ini….. tapi gak pernah bisa ngerti hehehehe…..
Asmara emang gak pernah bebas seperi burung diangkasa, cinta juga tidak diumbar seperti kuda liar. Asmara butuh toleransi & pengorbanan. Cinta sendiri butuh komitmen terhadap hati sendiri juga hati orang lain. Sewajarnya cinta diuji, dengan itu kita tau kadar cinta kita. Cinta akan semakin kuat saat menghadapinya ujian bersama. Jadi teruslah mencintai dan yakin bisa melewati ujian itu bersama.
January 7th, 2006 at 2:46 am
kaya’nya pernah baca puisi yang ini….:) dunno wat tu se. jos tek ker aja deh.